Faktor yang meningkatkan risiko
- Riwayat gangguan kecemasan atau panik dalam keluarga
- Peristiwa hidup berat, seperti kehilangan, perpisahan, atau masalah pekerjaan
- Stres berkepanjangan
- Pengalaman traumatis
- Kepekaan tinggi terhadap sensasi tubuh
Pemicu sesaat yang sering ditemui
- Kafein dari kopi, teh pekat, minuman energi, atau minuman bersoda
- Kurang tidur dan jadwal tidur yang berantakan
- Alkohol, terutama keesokan harinya saat efeknya hilang
- Zat stimulan, termasuk beberapa obat flu dan suplemen penurun berat badan
- Melewatkan makan sehingga tubuh lemas dan gemetar
- Situasi tertentu, seperti ruangan sempit, kemacetan, atau keramaian, bila pernah mengalami serangan di sana
Kondisi medis yang perlu disingkirkan
Beberapa kondisi dapat menimbulkan gejala mirip panik, misalnya gangguan tiroid yang terlalu aktif, gangguan irama jantung, asma, dan gula darah rendah. Dokter dapat memeriksanya, terutama bila serangan baru muncul atau polanya berubah.
Mengenali pola Anda sendiri
Mencatat setiap serangan, kapan, di mana, apa yang dilakukan sebelumnya, berapa jam tidur, dan berapa gelas kopi, membantu menemukan pola yang tidak terlihat dari ingatan saja. Itulah tujuan fitur jurnal pemicu di PanicShield. Catatan ini juga berguna untuk dibawa ke psikolog atau psikiater.
Tanya jawab
Kenapa saya panik padahal sedang santai?
Serangan bisa muncul saat santai karena tubuh masih menyimpan ketegangan dari hari-hari sebelumnya, atau karena perhatian beralih ke sensasi tubuh. Ini umum dan bukan tanda ada yang salah dengan Anda.
Apakah saya harus berhenti minum kopi?
Tidak selalu. Coba kurangi bertahap dan amati di jurnal apakah frekuensi serangan berubah.
Konten ini untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis atau pengobatan dari tenaga kesehatan. Dalam keadaan darurat, hubungi 112 atau 119. Penafian medis.