Terapi kognitif perilaku (CBT)
CBT adalah terapi yang paling banyak diteliti untuk gangguan panik. Biasanya mencakup:
- Edukasi tentang cara kerja panik di tubuh.
- Mengenali pikiran yang menafsirkan sensasi tubuh sebagai bahaya, lalu mengujinya.
- Paparan sensasi (interoseptif) secara terarah, misalnya berlari di tempat agar jantung berdebar, sampai tubuh belajar sensasi itu tidak berbahaya.
- Paparan situasi yang selama ini dihindari, secara bertahap.
Terapi dilakukan bersama psikolog klinis atau psikiater dalam beberapa sesi.
Obat
Psikiater dapat meresepkan obat antidepresan golongan tertentu yang juga efektif untuk gangguan panik. Efeknya biasanya baru terasa setelah beberapa minggu. Obat penenang tertentu kadang diberikan untuk jangka pendek, dengan pengawasan karena risiko ketergantungan.
Pilihan, dosis, dan lama pengobatan ditentukan dokter. Jangan memulai atau menghentikan obat sendiri, karena menghentikan mendadak dapat menimbulkan gejala putus obat.
Mengakses layanan di Indonesia
- Puskesmas dapat menjadi titik awal pemeriksaan dan merujuk ke rumah sakit dengan layanan psikiatri atau psikologi.
- Rumah sakit umum dan rumah sakit jiwa memiliki poli jiwa. Tanyakan cakupan BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan Anda.
- Layanan konseling pemerintah seperti Healing119 dapat dihubungi untuk dukungan awal. Detailnya ada di bantuan darurat.
Peran aplikasi seperti PanicShield
PanicShield membantu Anda berlatih teknik napas dan grounding, serta mencatat pola serangan. Aplikasi bukan pengganti terapi atau obat, tetapi bisa menjadi pendamping di antara sesi dan membantu Anda membawa catatan yang lebih lengkap ke tenaga kesehatan.
Tanya jawab
Berapa lama terapi untuk gangguan panik?
Program CBT untuk gangguan panik umumnya berlangsung sekitar 10 sampai 20 sesi, tergantung kondisi dan kemajuan masing-masing.
Apakah saya harus minum obat seumur hidup?
Tidak selalu. Banyak orang memakai obat untuk jangka waktu tertentu, lalu dikurangi bertahap bersama dokter.
Konten ini untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis atau pengobatan dari tenaga kesehatan. Dalam keadaan darurat, hubungi 112 atau 119. Penafian medis.